Pendahuluan
Dalam kegiatan pemeriksaan Radiologi, marker merupakan salah satu komponen penting dalam membuat sebuah radiograf. Marker biasa digunakan untuk menunjukkan “Sisi yang difoto”, menunjukkan posisi objek saat difoto, atau bahkan urutan dan fase-fase pemotretan yang dilakukan.
Marker Gambar dan Identifikasi Pasien
Dalam Radiografi minimal terdapat dua tipe marker atau penanda yang harus tercetak pada radiograf. Dua tipe marker tersebut antara lain (1) Identitas Pasien beserta tanggal pembuatan radiograf (2) Penanda Sisi Anatomi
- Marker Identitas Pasien dan Tanggal Pembuatan Radiograf (Pada Sistem Kaset Conventional Film-Screen)
Secara umum, informasi pasien yang dicantumkan adalah nama, tanggal, nomor foto dan nama instansi atau nama rumah sakit. Biasanya marker indetitas dan tanggal ini tersedia pada kartu indeks yang kemudian di “Photoflashed” pada film menggunakan pencetak ID berbasis cahaya lampu. Pada umumnya, untuk marker ini disediakan sedikit tempat pada pojok ujung kaset konvensional yang tertutup oleh “Lead Block” pada film holder. Setiap kaset atau film holder harus memiliki penanda pada bagian luar yang mengindikasikan atau menunjukkan lokasi penempatan marker ID pasien, termasuk tanggal pembuatan radiograf.
Dalam membuat radiograf, bagian kaset yang menunjukkan lokasi penempatan ID pasien juga perlu diperhatikan, agar area tersebut tidak menutupi atau mengganggu esensi anatomi yang akan disajikan.

Lokasi Tempat Penanda ID Pasien
Dalam teknik pemberian atau pemasangan teks marker, lokasi pemasangan marker ID pasien juga menunjukkan hubungan terhadap bagian anatomi tubuh pasien yang difoto. Peraturan dasar untuk dada dan abdomen adalah (1) meletakkan informasi ID pasien pada bagian atas margin “Image Receptor” untuk pemeriksaan rongga dada atau “Chests” dan (2) untuk pemeriksaan abdomen informasi ID pasien diletakkan pada bagian bawah “Image Receptor”. Marker atau penanda ini selalu terletak sesuai dengan bagian tubuh atau esensi anatomi yang akan disajikan.

Lokasi Pemasangan Marker sesuai Esensi Anatomi tubuh Pasien (Panah)
- Marker Sisi Anatomi
Marker Radiopaque, baik Right atau Left harus selalu terpasang pada setiap gambar radiograf, dan mengindikasikan sisi kanan atau kiri tubuh pasien atau bagian ekstrimitas tubuh mana yang difoto, Right atau Left. Pemasangan marker sisi anatomi ini dapat berupa pemasangan kata utuh, yaitu Right atau Left, dan dapat juga dilakukan pemasangan secara inisial “R” atau “L”. Marker sisi anatomi ini biasanya dipasang langsung pada bagian dalam Image Redeptor, atau berada pada “Lateral Portion” dalam lapangan penyinaran. Perlu diperhatikan, pemasangan marker ini juga jangan sampai mengganggu gambaran anatomi tubuh pasien yang disajikan.
Perlu diingat juga, Marker Radiopaque harus diletakkan di dalam lapangan penyinaran, sehingga dapat ikut ter-ekspose oleh berkas Sinar-X dan masuk pada daerah radiograf.
Dua marker tadi, baik marker ID dan Tanggal maupun marker sisi anatomi harus terpasang secara tepat dan benar pada semua gambar radiograf. Secara umum, tidak dibenarkan apabila menuliskan informasi atau marker pada radiograf, setelah proses pengolahan radiograf selesai, karena hal ini akan menyebabkan resiko terjadinya “Missmarkings”. Sebuah Radiograf yang diambil atau dihasilkan tanpa menggunakan dua marker tersebut diatas, memungkinkan dilakukan pengulangan foto, yang hanya akan menambah dosis radiasi yang percuma terhadap pasien.
- Marker Tambahan atau Identifikasi
Untuk pemeriksaan khusus, marker tambahan atau identifikasi juga dapat digunakan, seperti contohnya
(1)Inisial Radiografer, secara umum marker ini terpasang, sama seperti pemasangan marker R dan L untuk menunjukkan Radiografer yang membuat radiograf. Terkadang, nomor ruang pemeriksaan juga tercantum.
(2) Indikator Waktu, biasanya sering digunakan untuk mencatat waktu yang telah berlalu pada seri foto pemeriksaan, sebagi contoh : 1 menit, 5 menit, 15 menit dan 20 menit. Foto seri ini biasa dilakukan pada pemeriksaan “Intravenous Urogram” (IVU).

Beberapa Contoh Marker Tambahan yang Biasa Digunakan
(3)Marker penting lainnya yang biasa digunakan yaitu pada pemeriksaan radiografi dengan menggunakan posisi decubitus yang berfungsi menunjukkan identifikasi arah sisi atas. Sebuah marker “Upright” atau “Erect” juga harus digunakan untuk mengidentifikasi foto rongga dada maupun foto abdomen yang dibuat dengan posisi tegak. Karena foto dengan posisi tegak ini akan dibandingkan dengan posisi foto “Recumbent” atau foto berbaring. Dan pada kondisi tertentu seperti ini, marker penunjuk arah sisi atas juga terpasang.
(4)Marker berupa tulisan “Inspiration” (INSP) dan “Expiration” (EXP) juga digunakan untuk perbandingan khusus proyeksi PA pada pemeriksaan rongga dada. Marker “Internal” (INT) dan “External” (EXT) juga digunakan untuk menunjukkan arah proyeksi rotasi pada pemeriksaan proximal humerus dan shoulder.
Daftar Pustaka
Bontrager, Kenneth. L, 2003, Text Book Of Radiographic Positioning And Related Anatomy, Fifth Edition, The Mosby, St. Louis